Pertukaran Pembelajaran Jarak Jauh

Home > List Berita & Artikel > Pertukaran Pembelajaran Jarak Jauh

Berbagai macam program yang bisa mendukung mahasiswa/i  STIE EKUITAS dalam proses pengembangan kemampuan diluar dunia akademisi selalu gencar disosialisasikan. Salah satu program yang dimaksud adalah Pertukaran Pembelajaran Jarak Jauh yang bermitra bersama dua Perguruan Tinggi di Indonesia yakni Universitas Yapis Papua dan Indonesian Banking School (IBS).

Program tersebut digarap atas latar belakang keingian dari setiap insan akademisi untuk dapat melihat para mahasiswa/I nya untuk turut aktif dalam setiap program pengembangan yang tersedia, sehingga masing-masing mahasiswa dari setiap perguruan tinggi terkait dapat secara maksimal menyadari setiap perbedaan atas cara pembelajaran dari setiap mitra perguruan tinggi yang dituju.

Universitas Yapis Papua dan Indonesian Banking School (IBS) dipilih atas keinginan dari kedua belah pihak untuk dapat mamfasilitasi setiap mahasiswa/I nya dalam proses pengembangan diluar perguruan tinggi pada umumnya.

Program tersebut diikuti oleh 20 Mahasiswa Aktif Universitas Papua, 5 Mahasiswa Aktif STIE EKUITAS, dan 5 Mahasiswa Aktif Indonesian Banking School.

Pemilihan atas ke-5 mahasiswa aktif STIE EKUITAS tersebut berorientasi pada perolehan IPK dan kebersediaan mahasiswa atas dilibatkannya mereka kedalam program tersebut. Berikut merupakan daftar ke-5 mahasiswa/I STIE EKUITAS yang terpilih untuk mengikuti program pertukaran pembelajaran jarak jauh :

Nama Mahasiwa

Program Studi

Farhan Fahrezi

S1 Manajemen ‘19

Feusti Feminia

S1 Manajemen ‘19

Loita Br. Tarigan

S1 Manajemen ‘19

Dimas Arsyl Shiddiq

S1 Manajemen ‘19

Nenda Sri Nurwenda

S1 Manajemen ‘19

 

Dalam sesi interview singkat Bersama Kaprodi S1 Manajemen STIE EKUITAS yakni, Mirza Hedismarlina Yuneline. ST., MBA, beliau mengatakan bahwa program tersebut dilaksanakan pada Semester Ganjil  di Tahun Ajaran 2021/2022.

Lebih lanjut beliau menyampaikan, walaupun program tersebut dilaksanakan dalam jumlah peserta yang sangat terbatas, akan tetapi dirinya mengatakan bahwa hal tersebut tidak akan membuat esensi atas setiap program tersebut menjadi berkurang.

Hal tersebut disebabkan karena fasilitas yang didapat antara Pertukaran Pembelajaran Jarak Jauh dengan Pertukaran Pelajar (Student Exchange) tidak terdapat sebuah perbedaan yang signifikan. Proses atas setiap mekanisme kegiatan masih sama seperti pada umumnya, hanya saja media atau tempat dimana para mahasiswa/I tersebut harus berbasiskan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bukan dalam bentuk pembelajaran tatap muka seperti pada biasanya.

“Semoga mahasiswa/i yang berasal dari STIE EKUITAS, Universitas Yapis Papua dan juga Indonesian Banking School dapat menunjukan potensi dari diri masing-masing secara maksimal sehingga program yang diikuti bisa menjadi sebuah program yang dapat dikatan berhasil bagi setiap Institusi Pendidikan selaku pihak penyelenggara kegiatan tersebut” jawabnya sambal menutup sesi interview singkat yang dilakukan pada 23 September 2021 ini.

 

Penulis Artikel : Eri Budiman

Redaktur : HUMAS STIE EKUITAS