Forum Mahasiswa Islam STIE Ekuitas

Formais

Selayang pandang FORMAIS

Dunia pendidikan khususnya kampus merupakan tempat dimana mahasiswa mampu untuk beraktualisasi dalam setiap bidangnya. Tak jarang banyak pergerakan serta aksi yang dibuat oleh mahasiswa. Itulah selintas dunia kampus yang sangat luar biasa.

Namun bukan itu yang akan dibahas. Terkait aktualisasi sendiri, kampus kami tercinta STIE EKUITAS Bandung saat itu belum memiliki unit kegiatan yang bergerak di bidang keislaman.

Tidak adanya tempat untuk beraktualisasi, membuat beberapa orang mahasiswa rindu akan adanya hal tersebut. Rindu untuk melakukan kajian-kajian keislaman di kampus. Pergaulan yang sudah buruk di kalangan mahasiswa memang membutuhkan suatu wadah positif agar ada filter dalam menghadapi setiap proses kehidupan.

Upaya itu dimulai dari beberapa orang mahasiswa yang akhirnya berkumpul untuk melakukan kajian keislaman di lingkungan kampus. Awalnya hanya sekedar mengadakan kajian, namun lambat laun ternyata mereka membutuhkan suatu wadah untuk memfasilitasi kegiatan-kegiatan tersebut.

Akhirnya sejarah pun bergulir. Tanggal 26 Oktober 2005 berdirilah sebuah lembaga dakwah kampus yang diberi nama FORMAIS yang merupakan kepanjangan dari forum mahasiswa islam STIE EKUITAS Bandung.

Kang Heryana merupakan pendiri sekaligus ketua pertama dari FORMAIS. Sejak berdirinya dari tahun 2005, FORMAIS sudah melakukan pergantian ketua sebanyak enam kali. Adapun ketua yang pernah menjabat yaitu :

  • Heryana
  • Abdul Basith
  • Anzal Abdul Fatah
  • Gilang Wijaya Rahmat
  • Wildan Riski Ramadan
  • Fauzi Noerwenda

Berdirinya FORMAIS bukan hanya sebagai lembaga dakwah islam yang berkegiatan kajian-kajian keislaman, melainkan juga untuk menciptakan kader-kader generasi penerus bangsa seperti yang tercantum dalam visi dan misi FORMAIS.

LAMBANG
Lambang diatas mempunyai pesan yang sangat luar biasa bagi para anggota FORMAIS khusunya dan umumnya untuk seluruh masyarakat STIE EKUITAS Bandung.

Warna Hitam : Hitam merupakan warna dasar dari semua warna yang ada. Saat warna hitam dikombinasikan dengan yang lain, maka akan tetap masuk. Hal itu juga termasuk dengan islam. Islam merupakan sebuah hal yang mendasari hal apapun, islam merupakan dasarnya. Sehingga hal apapun yang ingin dilakukan, semua akan berdasarkan islam.
Warna Kuning : Kuning berarti kejayaan. Harapannya adalah FORMAIS ingin meraih suatu kejayaan yang nantinya akan menjadi bagian dalam dakwah islamiyah khususnya di Bandung.
Tulisan QS    :    QS merupakan Alquran dan as-sunnah yang merupakan dasar kami dalam bekerja.
FORMAIS    : Forum Mahasiswa Islam atau yang disingkat FORMAIS merupakan nama lembaga dakwah kampus yang berada dilingkungan STIE EKUITAS Bandung.
VISI
Menjadi lembaga dakwah kampus profesional yang akan melahirkan kader-kader pemimpin bangsa masa depan yang tangguh dalam upaya mewujudkan masyarakat islami.

MISI
Membina keislaman, keimanan dan ketaqwaan mahasiswa.
Menggali, mengembangkan dan memantapkan potensi dakwah, intelektual dan sosial mahasiswa.
FUNGSI
Sebagai wadah komunikasi dan silaturahim anggota Formais.
Sebagai wahana pengabdian kepada agama.
TUJUAN
Terwujudnya rasa cinta dan peduli terhadap agama islam.
Tercapainya komunikasi yang efektif antar anggota Formais yang peduli dalam pengembangan dan pengkajian agama islam.
MOTTO
“Think wise, start small and act with ALLAH rules”

Motto tersebut mempunyai makna yang mendalam. Motto diatas mengajak setiap insan khusunya anggota untuk berpikir bijaksana. Ternyata dengan berpikir bijaksana itu akan membuat kita lebih terbuka dalam menatap kehidupan. Selain itu juga akan menjadi sebuah pengingat agar seluruh anggota FORMAIS dapat memulai suatu aktivitas dari hal yang kecil, karena ternyata hal-hal besar nantinya yang akan kita kerjakan itu berawal dari hal yang kecil. Dan semua akan terasa indah saat apa yang kita pikirkan, apa yang kita kerjakan berdasarkan aturan-aturan yang telah ALLAH berikan. Sungguh indah saat itu semua dilakukan.

JARGON
“Satukan Hati Menuju Satu Cinta”

Lima kata yang tercantum dalam jargon FORMAIS merupakan sebuah harapan sekaligus doa bagi kita semua keluarga FORMAIS khususnya. Saat mahasiswa tergabung dengan FORMAIS, tentunya setiap orang datang dengan niat dan tujuan yang berbeda. Maka dengan jargon tersebut, kita ingin menyatukan seluruh perbedaan-perbedaan yang ada dalam satu hati. Satu hati disini tentunya hati untuk terus mengingat ALLAH. Ketika hati kami sudah menyatu, maka selanjutnya adalah menggabungkannya untuk menuju satu cinta, yakni cinta kepada Sang Maha Cinta ALLAH SWT. Itulah makna yang tersimpan dengan ketulusan untuk selalu mengharap cinta dan ridha-Nya.

KARAKTERISTIK
FORMAIS merupakan sebuah lembaga keislaman yang memiliki karakteristik yang khas dan unik. Hal ini karena FORMAIS memiliki dua karakteristik yang berbeda.

Lembaga Dakwah Kampus
Awal pertama kali FORMAIS berdiri memang sebuah lembaga dakwah kampus. Kegiatan dan pergerakannya memang pada keislaman. FORMAIS sendiri pada akhirnya tergabung dalam forum lembaga dakwah kampus Bandung Raya atau yang sering kita kenal FSLDK Baraya. Seiring berjalannya waktu, ada sebuah hal yang berbeda. Cakupan kami yang tak lepas dari dunia ekonomi, membuat FORMAIS pada akhirnya mulai mengadakan kajian-kajian tentang ekonomi islam.

Kelompok Study Ekonomi Islam
Keberadaan FORMAIS yang tak lepas dari dunia ekonomi akhirnya membuat kami mengadakan kajian-kajian tentang ekonomi islam. Menurut sejarah, kajian-kajian tentang ekonomi islam dimulai saat angkatan Kang Basith. Namun saat itu hanya sekedar mengadakan kajian saja. Kang Basith sendiri ternyata pernah menjabat sebagai koordinator regional FoSSEI JABAR atau forum silaturahim study ekonomi islam Jawa Barat. FORMAIS pun merupakan anggota dari FoSSEI JABAR. Memasuki periode 2010-2011, barulah kelompok study ekonomi islam atau yang disingkat KSEI resmi masuk sebagai bidang kegiatan di FORMAIS. Puncaknya tahun 2012 FORMAIS terpilih sebagai komisariat FoSSEI JABAR serta mengirimkan dua orang delegasi sebagai pengurus FoSSEI.